BeritaMengingat Kembali Nasehat Penting KH. Hammad Al-Alim Harist Dimyathi atau Gus Amak
Mengingat kembali nasehat penting KH. Hammad Al-Alim Harist Dimyathi atau yang sering dipanggil dengan Gus Amak. Nasehat ini disampaikan Gus Amak pada saat acara sowan bareng pengurus MWC NU Berbah kepada Gus Amak yang saat itu berada di Berbah, 17 November 2023.
Nasehat teresebut adalah bahwa Pengurus NU, mulai dari mustasyar, syuriah, tanfidz, dan banom adalah sudah berada pada wadah organisasi yang diibaratkan kapal besar, yang insya Allah mengantarkan pada keselamatan dunia akhirat. Kapal besar ini dinahkodai oleh beliau-beliau yang yang berkualitas dan dapat dipercaya.
Gus Amak juga menambahkan dan mempertegas bahwa pengurus NU itu adalah amanah dari Allah SWT. “Kita diberikan amanah oleh Allah yang tidak kita minta. Mari kita menjadi mujahid (bersungguh-sungguh dan bekerja keras), yuk mari kita jaga, kita rawat kapal besar ini (NU). Insya Allah kapal besar ini mengantarkan kita pada keselamatan dunia akhirat. Amin, amin ya robbal alamin,” kata Gus Amak menegaskan.
Acara yang digelar di Sekretariat Bersama NU Berbah di lokasi Masjid As-Siraj Pucung Jogotirto tersebut dihadiri jajaran pengurus MWC NU Periode 2023-2028: di anataranya KH. Ali Fakhrozy selaku mustasyar, KH. Lukman Ahmad Irfan selaku Rais Syuriah, Bapak Eko Istiyantono, SE selaku Ketua Tanfidziyah dan jajaran lembaga-lembaga NU, dan banom-banom NU di Berbah.

Tabarrikan wata’dziman
👍👍👍