• Website Resmi MWC NU Kapanewon Berbah
Rabu Pon, 10 Juni 2026
Waktu Sholat di

Berita
Pengajian Syarah Al-Hikam oleh Rais Syuriah MWC NU Berbah, Sleman

Pengajian Syarah Al-Hikam oleh Rais Syuriah MWC NU Berbah, Sleman
Bagikan

BERBAH – Dalam rangkaian pengajian kitab tasawuf fenomenal Syarah Al-Hikam, Rais Syuriah MWCNU Kapanewon Berbah menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat syukur dan bahaya kelalaian manusia terhadap Sang Pencipta.

Mengutip kalam bijak dari Syaikh Abu Muhammad Abd al-Aziz al-Mahdawi yang termaktub dalam Risalah Syaikh Ibnu Athaillah (hal. 209), beliau menjelaskan pentingnya menghadirkan Allah dalam setiap karunia yang kita terima:

“Barangsiapa yang tidak menyaksikan Sang Pemberi Nikmat (Allah) di dalam nikmat yang ia terima, maka nikmat tersebut pada hakikatnya hanyalah sebuah istidraj (jebakan yang membinasakan secara perlahan)”.

Dalam penjelasannya, Rais Syuriah menekankan beberapa poin inti bagi para jamaah:

  • Melihat Sang Pemberi (Al-Mun’im): Seorang mukmin sejati seharusnya tidak hanya terpukau oleh wujud nikmatnya saja, melainkan hatinya harus langsung tertuju kepada Allah SWT sebagai sumber dari segala nikmat tersebut.

  • Bahaya Istidraj: Apabila seseorang terus-menerus mendapatkan kesenangan namun ia lupa dan jauh dari Allah, maka kesenangan itu bukanlah bentuk kasih sayang, melainkan cara Allah membiarkan hamba-Nya semakin tersesat hingga akhirnya binasa.

  • Kesyukuran Batin: Inti dari syukur bukan sekadar lisan, melainkan pengakuan batin bahwa segala sesuatu adalah murni karunia-Nya.

Pengajian syarah Al-Hikam ini dilaksanakan secara rutin bertempat di Majelis Ya Badi’, Kalitirto, Berbah setiap hari senin malam dimulai jam 20.30. Di antara cuplikan video adalah sebagai berikut:

Semoga melalui pengajian ini, kita senantiasa dibimbing Allah untuk menjadi hamba yang selalu ingat kepada-Nya dalam setiap keadaan, sehingga setiap nikmat yang kita terima menjadi wasilah (jalan) untuk semakin dekat kepada-Nya. Aamiin.

Wallahu A’lam Bisshowab. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

SebelumnyaNgaji Tafsir Bersama Rais Syuriah MWCNU Berbah: Upaya Menghindari Buta Mata HatiSesudahnyaKhidmat 1 Abad NU: MWCNU Kapanewon Berbah Gelar Ziarah Wali 9 ke Jawa Timur dan Madura
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *