BeritaPolisi Tutup Lebih dari 35 Outlet Miras di DIY, Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi, Banser Bentuk Satgas BANAS
Yogyakarta, 31 Oktober 2024 – Upaya tegas dalam menekan peredaran minuman keras di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali dilakukan. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapolda DIY seluruh outlet miras di DIY yang berjumlah 35 tempat kini telah ditutup sepenuhnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah DIY.
Total minuman keras yang disita mencapai 1.561 botol dari berbagai merek. Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil menutup beberapa outlet miras di wilayah Sayegan, antara lain Ruko Pasar Srikaton Margoagung, toko kelontong di depan Kalurahan Margoluwih, serta beberapa tempat lainnya. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi-lokasi tersebut, dan pemilik outlet berjanji tidak akan mengedarkan minuman keras lagi.
Untuk memastikan keberlanjutan operasi ini, POLDA DIY mengimbau masyarakat agar turut serta dalam pengawasan agar outlet-outlet tersebut tidak kembali beroperasi. Masyarakat diimbau untuk melaporkan bila terdapat aktivitas penjualan miras di wilayah mereka. Dengan adanya pengawasan dari masyarakat dan kebijakan ketat dari pemerintah setempat, diharapkan peredaran minuman keras di DIY dapat ditekan secara maksimal, demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Menyambut yang dilakukan kepolisian, beberapa kelurahan di wilayah Bantul seperti Banguntapan dan Ringinharjo turut mendukung upaya ini dengan mengeluarkan surat edaran larangan peredaran dan penjualan minuman beralkohol di wilayah mereka. Langkah ini menunjukkan komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran miras.
Selain itu, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) PWNU DIY dikabarkan juga sedang melakukan kajian hukum terkait miras ini.
Terkait hal ini Banser juga membentuk Satgas Banser Anti Miras (BANAS) direncanakan besok hari Ahad, 3 November 2024 dideklarasikan untuk ikut jaga Keistimewaan dari miras dan kriminalitas ke depannya. Menurut Komandan Banser Berbah, Muheri, Banser Berbah akan mengirimkan anggotanya ke apel di Pondok Pesantren Minggir tersebut. “Kami akan memaksimalkan anggota yang kami kirim ke apel tersebut,” Lanjut Muheri.
