• Website Resmi MWC NU Kapanewon Berbah
Rabu Pahing, 02 September 2026
Waktu Sholat di

PRNU Kalitirto
Istighotsah Wal Mujahadah Malam Ahad Wage di Majelis Dzikir Tombo Ati: Pentingnya Adab dan Manfaat Membaca Al-Qur’an

Istighotsah Wal Mujahadah Malam Ahad Wage di Majelis Dzikir Tombo Ati: Pentingnya Adab dan Manfaat Membaca Al-Qur'an
Bagikan

Berbah, Sleman – Hari Sabtu malam Ahad Wage, 7 Desember 2024, Majelis Dzikir Tombo Ati yang berlokasi di rumah Bapak Kyai Ahmad Nourfian, Kalitirto, Berbah, menggelar acara Istighotsah wal Mujahadah. Acara ini berlangsung dari pukul 19.30 (ba’da Sholat Isya’) hingga pukul 22.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh datang. Grup hadroh Muslimah Jebresan yang kali ini memeriahkan acara tersebut dari awal sampai akhir acara. Acara dimulai dengan pembacaan Asmaul Husna bersama yang dipimpin oleh Mbak Almira (putri dari Bapak Kyai Ahmad Nourfian) kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat dari Bapak Kyai Ahmad Nourfian sebelum acara inti yaitu Dzikir dan Doa bersama. Meskipun cuaca dingin karena hujan namun tidak mengurangi semangat para jamaah untuk hadir di acara tersebut.

suasana dzikir dan doa bersama Majelis Dzikir Tombo Ati

suasana dzikir dan doa bersama Majelis Dzikir Tombo Ati

Bapak Kyai Ahmad Nourfian, Mbak Almira, Grup Hadroh Muslimah Jebresan dan Tim.

Bapak Kyai Ahmad Nourfian, Mbak Almira, Grup Hadroh Muslimah Jebresan dan Tim.

Mbak Almira mengajak jamaah membaca Asmaul Husna bersama-sama.

Mbak Almira mengajak jamaah membaca Asmaul Husna bersama-sama.

Tausiah Singkat oleh Bapak Kyai Ahmad Nourfian

Tausiah Singkat oleh Bapak Kyai Ahmad Nourfian

Berikut adalah poin-poin penting dalam tausiah singkat Bapak Kyai Ahmad Nourfian:

Krisis Adab di Era Modern

Pada poin pertama, Bapak Kyai Ahmad Nourfian menyoroti fenomena krisis adab yang semakin nyata di tengah masyarakat. Beliau menekankan bahwa meskipun banyak individu memiliki gelar akademis tinggi dan pemahaman agama yang mendalam, hal itu tidak menjamin kemuliaan seseorang di hadapan Allah.

 

“Kemuliaan seseorang tidak dinilai dari kepintaran, status sosial, atau atribut duniawi lainnya, melainkan dari adab dan akhlaknya. Mudah bagi Allah untuk memuliakan atau menghinakan seseorang, sebagaimana dalam QS Ali ‘Imran ayat 26,” tegas beliau.

Manfaat Membaca Al-Qur’an

Pada poin kedua, Bapak Kyai Ahmad Nourfian mengingatkan pentingnya memperbanyak membaca Al-Qur’an. Mengutip QS Al-Isra ayat 82, beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah obat bagi berbagai persoalan hidup, baik yang bersifat spiritual, jasmani, maupun pikiran.

“Membaca Al-Qur’an bukan sekadar ibadah, tetapi juga terapi hati yang melatih kita menjadi lebih sabar dan ikhlas, menjaga kesehatan jasmani, serta memberikan ketenangan pikiran,” ujar beliau.

Melalui Istighotsah Wal Mujahadah ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pencerahan rohani tetapi juga motivasi untuk menjadi insan yang lebih baik.

Penulis : Abi MS

 

SebelumnyaIstighotsah Wal Mujahadah Malam Ahad Wage di Majelis Dzikir Tombo Ati, Hadir juga dari BPJAMSOSTEK Memberikan Sosialisasi.SesudahnyaSyi’ar Al-Qur’an: Majelis Khotmil Qur’an PRNU Kalitirto Sukses Selesaikan Putaran Ke-8
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *