LD-NU3 Perbuatan yang Menjauhkan dari Keberuntungan
Di masa sekarang, maraknya peredaran minuman keras menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan. Miras dijajakan di berbagai tempat dan dalam kemasan yang semakin mudah diakses, bahkan oleh kalangan muda. Keadaan ini menjadi jalan bagi setan untuk menyesatkan manusia, karena minuman keras tak hanya menghancurkan akal, tetapi juga membawa manusia pada dosa-dosa yang lebih dalam. Melalui langkah-langkah yang halus, setan menggoda manusia agar menganggap minum khamar adalah hal sepele atau bahkan suatu tren gaya hidup.
Allah Ta’ala berfirman tentang khamar dalam QS Al-Maidah Ayat 90:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras (al-Khamr), berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.”
Selain membahayakan kesehatan dan merusak akal, minuman keras juga dapat membuat seseorang kehilangan kendali diri dan mudah terjerumus dalam dosa dan kesalahan. Oleh karena itu, dalam Islam dilarang keras mengonsumsi minuman yang memabukkan demi menjaga kemurnian akal, tubuh, dan jiwa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa minuman keras adalah sumber segala keburukan, sehingga umat Islam wajib menjauhinya. Sayyidina Utsman bin Affan meriwayatkan sabda Rasulullah SAW:
اجْتَنِبُوا الْخَمْرَ فَإِنَّهَا أُمُّ الْخَبَائِثِ
“Jauhilah oleh kalian minuman khamar, karena ia adalah pangkal dari segala kejelekan.” (HR al-Baihaqi).
Inilah pengingat untuk kita agar waspada terhadap godaan setan yang kerap menggiring manusia menuju perbuatan dosa yang tampak sepele namun berdampak besar, terutama melalui khamar, induk segala kerusakan dalam kehidupan.
